FILOSOFI-ANSA

12/03/2009

Pengalaman kami selama bertahun-tahun akan manfaat produk perlebahan semakin memantapkan kepercayaan serta …. selengkapnya


PRODUK PERLEBAHAN

12/03/2009

Terapi lebah merupakan pengobatan yang menggunakan produk-produk lebah seperti royal jelly, bee pollen, propolis dan madu. Sejak lebih dari 5000 tahun yang lalu, kandungan nutrisi dalam produk-produk lebah dipercaya dapat membantu meningkatkan kondisi kesehatan tubuh. Orang-orang dari berbagai penjuru dunia telah menggunakan produk lebah sebagai sumber makanan, obat-obatan dan untuk peremajaan.

Beberapa peneliti baru-baru ini menemukan bahwa produk-produk lebah dapat membantu mengurangi rasa lelah dan meningkatkan stamina saat berolah raga. Penelitian juga menunjukkan bahwa kombinasi alami nutrisi-nutrisi seperti vitamin dan mineral dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan mengonsumsi nutrisi-nutrisi tersebut secara terpisah.

Kini, para ahli medis profesional telah mengunakan produk-produk lebah untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri sendi hingga penyakit yang lebih serius.

Apakah produk lebah menyebabkan alergi?
Walaupun telah ditemukan beberapa kasus alergi yang disebabkan oleh produk lebah, rasio terjadinya kasus tersebut relatif kecil.

Gatal-gatal yang timbul pada beberapa orang setelah mengonsumsi produk-produk lebah, sebagian besar bukan disebabkan oleh alergi, tetapi merupakan indikasi bahwa tubuh sedang melalui proses detoksifikasi. Setelah mengonsumsi produk selama beberapa hari, gatal-gatal ini akan hilang dan mereka pun merasakan manfaat dari produk lebah tersebut.

Bahkan, produk lebah seperti ekstrak bee pollen sering kali digunakan untuk me-ngatasi alergi1,2,3. Oleh karena itu, produk lebah lebih banyak memberikan manfaat untuk mengatasi / mengurangi alergi dibanding menimbulkan alergi.

Bagaimana cara untuk mengetahui apakah anda sensitif terhadap produk lebah?
Beberapa orang sensitif terhadap produk lebah. Namun, anda tidak perlu khawatir karena reaksi alergi dapat dihindarkan. Bagi anda yang baru pertama kali mengonsumsi atau menggunakan produk lebah, ada beberapa langkah mudah yang dapat anda lakukan, antara lain:

Sebagai suplemen:
Mulailah dengan dosis yang rendah Reaksi alergi biasanya timbul dalam periode waktu yang pendek, dari hitu-ngan menit ke hitungan jam. Namun, jika anda tidak mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi, berarti anda tidak sensitif terhadap produk lebah, dan anda dapat melanjutkan penggunaan sesuai dosis yang dianjurkan!

Hingga saat ini, belum ditemukan adanya kasus yang membahayakan ke- sehatan seseorang akibat mengonsumsi produk lebah, namun kemungkinan terjadinya reaksi alergi tetap ada.

Sebagai krim/produk-produk perawatan tubuh:
Lakukan tes produk pada kulit Reaksi alergi awal yang terjadi ketika menggunakan produk baru (misal: bengkak, gatal-gatal) dapat sesekali terjadi jika seseorang memiliki kulit yang sensitif atau alergi. Untuk menghindarinya, lakukanlah tes sederhana seperti berikut:

Oleskan sedikit produk lebah pada bagian dalam lekukan siku atau pergela-ngan tangan anda.

Jika anda mengalami gejala-gejala alergi (seperti rasa panas, perih, gatal-gatal, kemerah-merahan atau perubahan warna kulit) setelah pemakaian, bersihkan produk dari bagian kulit tersebut dengan air hangat. Indikasi tersebut me-nunjukkan bahwa produk ini tidak cocok untuk jenis kulit anda. Oleh karena itu anda harus hentikan penggunaannya.

Namun, jika kulit anda tidak mengalami reaksi tersebut diatas setelah pemakaian (dalam kurun waktu 24 jam), berarti anda tidak sensitif terhadap produk lebah. Lanjutkan pemakaiannya!

Dengan melalukan tes ini, anda dapat terhindar dari rasa sakit serta rasa tidak nyaman yang timbul akibat alergi terhadap bahan yang terkandung dalam produk tersebut.

Produk-produk HDI
Produk-produk lebah High-Desert tidak hanya kaya akan nutrisi, tetapi juga bebas dari bahan pengawet!

Proses pembuatan produk-produk High-Desert

  • Semua bahan-bahan dasar yang digunakan memiliki Sertifikat Analisis.
  • Proses dan metode pembuatan diawasi secara ketat oleh staf Quality Control (QC).
  • Selama proses pembuatan, sampel produk dikirim ke Laboratorium Quality Control untuk dianalisa.
  • Hasil produk akhir, kemasan dan jumlah produk per kemasan diperiksa kembali sebelum dilakukan pengiriman.

Penyimpanan produk-produk High-Desert

  • Simpan produk-produk High-Desert di tempat yang sejuk dan kering.
  • Penyimpanan dalam alat pendingin / kulkas lebih disarankan untuk menjaga kualitas produk secara optimal.
  • Jauhkan produk-produk High-Desert dari panas atau tempat yang lembab.
  • Tutup kembali kemasan produk (botol, pot, tube, dll) dengan rapat setelah digunakan.
  • Buang kapas yang ada dalam botol setelah dibuka. Jangan memasukkannya kembali.
  • Jika terdapat kantong silica gel di dalam botol, jangan dibuang hingga semua kapsul atau tablet telah habis dikonsumsi.

Apa yang dapat anda harapkan dengan mengonsumsi produk-produk High-Desert?

Produk High-Desert bekerja dalam 3 tahap.

  1. Pengeluaran/Membersihkan racun dalam tubuh
    Konsep mengeluarkan dan membersihkan racun dari dalam tubuh telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Prosesnya meliputi pembersihan pada saluran pencernaan, ginjal, paru-paru, hati dan darah, yang mana organ-organ tersebut terlibat dalam proses pengeluaran bahan-bahan kimia dan racun dari dalam tubuh.
    Ketika anda pertama kali mengonsumsi produk-produk High-Desert, tubuh anda akan mengalami beberapa proses sebagai berikut: – Sisa-sisa kotoran dan bakteri fermentasi dibersihkan dari saluran pencernaan.- Proses pembersihan darah, ginjal dan hati.- Ketergantungan tubuh akan hal-hal seperti gula, kafein, nikotin, alkohol dan obat-obatan menurun.- Sistem hormon meningkat.- Sistem kekebalan tubuh meningka. Reaksi awal banyak dialami orang pada beberapa hari pertama setelah mengonsumsi produk-produk High-Desert. Hal tersebut merupakan reaksi normal yang mengindikasikan bahwa produk High-Desert bekerja mengeluarkan racun dari dalam tubuh anda. Tentang reaksi awal: Beberapa orang mengalami reaksi awal ketika pertama kali mengonsumsi suplemen kesehatan. Reaksi awal ini umum terjadi ketika tubuh menerima nutrisi dalam jumlah yang banyak, terutama jika tubuh anda jarang sekali mendapatkan nutrisi yang cukup. Beberapa jenis reaksi awal dapat berupa panas dalam, sakit kepala, nyeri sendi, bibir kering dan pecah-pecah, perut mulas, demam dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa tubuh anda sedang beradaptasi terhadap nutrisi yang masuk yang juga merupakan proses perbaikan, bukan efek samping. Jika anda mengalami reaksi-reaksi awal ini, kurangi dosis pemakaian dan banyak minum air putih.
  2. Pembentukan
    Ketika tubuh anda telah bersih dari racun, maka proses pembentukan mulai terjadi melalui nutrisi alami dan seimbang yang terkandung dalam produk-produk High-Desert. Secara bertahap anda akan merasakan perubahan pada kondisi ke-sehatan anda.
  3. Perawatan
    Setelah tubuh anda melewati tahap pembentukan dan anda merasa lebih segar, maka sangatlah penting untuk memastikan tubuh anda mendapatkan nutrisi yang cukup agar tubuh tetap prima. Disitulah produk-produk High-Desert berperan penting.

Mengonsumsi produk-produk High-Desert:

  1. Produk-produk ini harus dikonsumsi sebelum makan atau dalam kondisi perut kosong untuk penyerapan yang sempurna.
  2. Bahkan, produk-produk High-Desert dapat membantu mengurangi masalah lambung / maag jika dikonsumsi sebelum makan.
  3. High-Desert Honeybee PollenS, Pollenergy 520 and Bee Propolis sebaiknya dikonsumsi 2-3 kali sehari sebelum makan.
  4. Royal jelly sebaiknya dikonsumsi pada malam hari sebelum tidur, untuk mendapatkan manfaat yang optimal.
  5. Jangan mengonsumsi produk-produk High-Desert dengan air yang panasnya melebihi suhu tubuh, karena panas dapat menghancurkan enzim-enzim yang terdapat dalam produk-produk High-Desert.
  6. Mulailah mengonsumsi dengan dosis yang rendah dan tingkatkan secara bertahap hingga sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  7. Produk High-Desert dapat dikonsumsi bersamaan dengan atau sebelum mengonsumsi obat-obatan dari resep dokter.

Tentang Lebah

11/03/2009

Bicara tentang lebah maka kita akan teringat dengan sarang lebah dan cara mereka bekerja dengan baik dalam kegelapan. Mereka berkomunikasi melalui bau, getaran dan interaksi secara fisik dengan lebah lainnya dan yang lebih pen-ting, lebah dapat mengenali dan bereaksi terhadap pheromones (senyawa kimia yang dikeluarkan oleh lebah). Di alam bebas, sarang lebah memiliki sistem perlindungan yang sangat baik untuk menjaga lebah agar terhindar dari ancaman lingkungan.

tentang-lebah5

Didalam sarang lebah, terdapat:
Ratu lebah (queen bee)
Lebah jantan (drones)
Lebah Pekerja
- Lebah perawat (nurse bees)
- Lebah pencari (scout bees)
- Lebah pengumpul (collector bees).

Fase telur
(3 hari)

Sang ratu meletakkan sebutir telur di bagian dasar tiap-tiap sel. Posisi telur berada di tengah sel de-ngan salah satu ujungnya melekat pada dasar sel.

Fase Larva
(6 hari)

Ketika larva menetas dari telur, selama 3 hari larva tersebut diberikan royal jelly yang diproduksi dari kelenjar yang terdapat di kepala lebah perawat.

Fase Pupa
(12 hari)

Sel-sel setiap larva tersebut kemudian ditutup dengan lilin selama 12 hari. Setelah 21 hari, lebah pekerja dewasa akan menetas.

Ratu Lebah [ Queen Bee ]
Disetiap sarang lebah, hanya akan terdapat satu ratu lebah diantara koloni lebah yang jumlahnya mencapai 80,000 ekor.
Secara genetik, sang ratu bertanggung jawab untuk mengkontribusikan karakteristiknya pada lebah lainnya yang terdapat di sarang. Oleh karena itu, lebah yang terdapat di sarang, sudah pasti “terbentuk dari elemen dasar yang sama” dengan sang ratu lebah.

Ratu Lebah

Mengonsumsi royal jelly sepanjang hidupnya.

Hidup 40 kali lebih lama diban-dingkan lebah pekerja, kira-kira 4 hingga 6 tahun.

Tumbuh 40% lebih besar diban-dingkan lebah pekerja.

Bertelur (ribuan) setiap hari.

Aktif secara seksual

Membutuhkan 16 hari untuk berkembang

Lebah Pekerja

Mengonsumsi royal jelly hanya pada 3 hari pertama dalam fase larva.

Hanya hidup untuk beberapa minggu, rata-rata sampai dengan 50 hari.

Memiliki tubuh lebih kecil dari ratu lebah.

Tidak berproduksi/mandul
Tidak aktif secara seksual

Membutuhkan 21 hari untuk berkemban

Lebah Perawat [ Nurse Bee ]
Lebah perawat adalah lebah pekerja yang khusus merawat ratu lebah dan anak-anaknya atau larva. Mereka bertanggung jawab untuk memproduksi royal jelly, serta memberi makan sang ratu dengan royal jelly, bee pollen dan madu.

Lebah Pencari [ Scouts Bees ]
Lebah pencari adalah lebah pekerja yang mencari sumber-sumber pollen, nektar dan propolis. Ketika mereka menemukan sumber makanan yang terbaik, mereka akan kembali ke sarang dan menginformasikannya kepada lebah pengumpul. Kemudian, lebah pengumpul pergi untuk mengumpulkan makanan tersebut.

Lebah Pengumpul [ Collector Bees ]
Ketika mengumpulkan pollen dari bunga-bunga, lebah pengumpul hanya akan mengunjungi tipe bunga yang sama hingga semua pollen habis terkumpul. Pada saat lebah mengumpulkan pollen, ia juga mencampurkannya dengan sedikit madu dari mulutnya dan kemudian membentuk gumpalan pollen yang akan disimpan dalam kantong yang terdapat di kaki lebah.

Fakta menarik ! Peternak lebah menaruh alat yang dinamakan “pollen trap/jebakan pollen” disekeliling jalan masuk sarang lebah. Jebakan pollen ini terdiri dari beberapa baris kawat halus yang bertujuan untuk mempersempit jalan masuk para lebah sehingga membuat sebagian gumpalan pollen yang tersimpan di kaki lebah terjatuh. Setelah jumlah pollen telah cukup terkumpul, para peternak akan memindahkan jaring tersebut ke sarang lebah lain secara periodik.

Lebah pengumpul menghisap nektar dari bunga-bunga dengan lidah mereka yang panjang. Mereka hanya mengunjungi bunga dari spesies yang sama dalam satu putaran pengumpulan, untuk memastikan bahwa nektar yang dikumpulkan berasal dari satu sumber yang sama.

Nektar yang terkumpul kemudian disimpan dalam sel madu yang terbuka. Sel-sel ini akan tetap terbuka hingga nektar menguap dan terbentuk cairan madu yang kental dan matang.

Lebah Jantan [ Drones ]
Lebah pejantan adalah satu-satunya lebah jantan yang terdapat di sarang lebah dan hanya bertugas untuk membuahi sang ratu lebah. Enam belas hari setelah ratu lebah yang baru terlahir, ia terbang ke tempat lebah jantan yang telah menunggu kedatangannya. Setelah membuahi sang ratu, lebah jantan ini kemudian mati.



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.