KISAH TEMPAYAN RETAK

16/02/2010

Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing masing bergantung pada kedua ujung suatu pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang utuh itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjaalanan panjang dari mata air ke tumah majikannya, tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengan penuh.

Selama dua tahun, hal itu terjadi setiap hari. Si Tukang air hanya dapat membawa satu setengan tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang utuh merasa bangga akan prestasinya karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidak sempurnaannya.

Setelah dua tahun terrekan oleh kegagalan pahit ini tempayan retak itu berkata pada si tukang air, ”Saya sunggung malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu”

”Kenapa kamu merasa malu?” tanya si tukang air

”Selama dua tahun ini, saya hanya mempu membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa, karena adanya retakan pada sisi saya yang membuar air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi,” kata tempayan itu.

Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, ”Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.”

Ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan.

Si tukang air berkata kepada tempayan itu, ”Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu, tetapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang utuh. Itu karena aku selalu menyadari akan kekuranganmu dan aku manfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu seperti sekarang ini, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.”

Kita masing-masing memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias. Di mata Tuhan yang bijaksana, tidak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekurangan kita.

Kenalilah kelemahan diri kita dan ketahuilah bahwa di dalam kelemahan, kita menemukan kekuatan kita.


Mereka-mereka yang berhasil

21/01/2010

BISA MENGULIAHKAN ANAK DAN BIAYA BEROBAT IBU YG SAKIT

Dear webmaster program 5 milyar,

Saya ingin berterima kasih sekali kepada anda karena dengan adanya program ini saya betul2 terbantu dalam pemenuhan berbagai kebutuhan dana keluarga saya. Biaya ibu berobat ke rumah sakit, biaya kuliah anak2, dan insya Allah untuk biaya beli rumah yg lebih layak bulan depan (mudah2an).

Awalnya saya kenal program ini, saya mendapat email dari seorang teman (beda kantor). Ada program bisnis bagus nih, katanya. Sistemnya sederhana, gampang dipahami, dan kalo sabar bisa mendapatkan penghasilan lebih dari 5 milyar, tambahnya lagi. Mendengar kata-kata 5 milyar, saya berpikir skeptis, mana mungkin, batin saya, akhirnya saya delete saja email tsb. Sekitar 4 bulan setelah itu, saya mendapatkan email yg sama dari rekan yg berbeda. Dengan semangat menggebu2 di emailnya dia bercerita kalo dalam waktu sebulan dia bergabung, saldo di rekening BNI-nya bertambah lebih dari Rp 100 juta. Saya berpikir, gak mungkin dua orang sahabat baik saya berbohong tentang hal yg sama terhadap saya. Lagi pula gak ada ruginya bergabung, toh cuma 180 ribu saja, itu pun sudah dapat produk berupa program bisnis. Akhirnya, iseng2 saya gabung, tanpa harapan yg berlebihan. Kemudian saya informasikan program ini lewat email, sms, mulut ke mulut, dll ke sekitar 80 orang. Sebagian dari mereka ada yg saya kenal dan ada juga yg tidak, setelah itu saya lupakan.

Sekitar 3 bulan setelah itu, waktu saya menyetor uang ke bank (jumlahnya sekitar 500 ribu waktu itu), waktu buku tabungan saya di-print saya menunggu lama sekali, teller-nya bilang buku tabungan saya sudah tidak muat lagi dan harus diganti dengan yg baru. Saya kaget, ada apa? Rasanya dalam 3 bulan terakhir saya tidak melakukan transaksi apa2. Begitu saya cek, di kolom kredit isinya 50 ribu dan 10 ribu banyak sekali dan di kolom saldo tercetak angka 160 juta lebih dan jika ditambah dengan buku ke 2 totalnya ada 250 juta sekian. Sontak saya kaget, ini duit begitu banyak dari mana? Setelah berpikir keras dan melihat angka 50 ribu dan 10 ribu baru saya teringat program 5 milyar yg saya pernah gabung dulu karena waktu gabung saya juga mentransfer 50 ribu dan 10 ribu ke beberapa orang.

Aduh maaak, terima kasih Tuhan, terima kasih webmaster. Saya bisa kuliahkan anak dan membantu biaya berobat ibu saya yg sakit dengan dana ini. Setelah itu saya betul2 percaya bahwa program bisnis ini bener2 bekerja. Sejak itu saya mulai aktif mempromosikan program ini ke siapa saja, lewat email, milis, sms, dll. Sekarang hasilnya sudah lebih dari 500 juta masuk ke rekening bank saya. Sekali lagi terima kasih webmaster program 5 milyar.

Salam,
Bambang Widjatmoko
Surabaya
bambang230854@yahoo.com

Isra Purnomo <purnomo789@yahoo.com>

Suatu pengalaman yg sangat berkesan bagi saya bisa menjadi anggota program ini. Jujur semula saya agak ragu untuk join karena saya tidak punya banyak teman. Saya ragu apakah saya akan bisa mengajak teman2x saya yang sedikit itu untuk gabung, akhirnya saya pilih gabung untuk membeli produknya saja. Sebagai karyawan di sebuah perusahan swasta saya sangat tertarik dg produk no.2 (Panduan Menjadi Kaya sebagai Karyawan). Dengan mengikuti panduan di buku ini sedikit demi sedikit kondisi keuangan keluarga saya mulai membaik. Saya rasa semua karyawan wajib memiliki buku ini utk memperbaiki problem keuangannya atau keluarganya.

Setelah bergabung saya hanya punya tekad satu saja: gimana supaya bisa memiliki semua buku2 di program 5milyar ini secara gratis. Berarti saya harus balik modal, itu juga berarti saya harus ngajak 4 orang teman utk bergabung (4 x 50rb = Rp 200rb). Karena teman saya tidak banyak, sambil menguatkan tekad, berhasil juga saya mengajak 4 orang setelah 1 bulan (lama banget yah.., hehe..) salah satunya adalah ponakan saya yg masih kuliah. Saya rasa cukup sudah perjuangan saya di program ini, saya udah balik modal, berarti saya udah dapatkan produk2 program5milyar secara gratis. Setelah itu saya fokus mempelajari & menerapkan semua petunjuk yg ada di produk no.2.

Tapi terjadi kejadian luar biasa di luar dugaan saya. Ternyata salah satu member saya (ponakan saya yg masih kuliah tadi) sangat aktif memprospek orang. Ternyata dia anak yg gaul di kampusnya, temannya banyak. Tiap hari ada aja orang yg gabung lewat websitenya. Yg lebih menarik, dia punya member (temannya) yg berasal dari Ujung Pandang, temannya ini gak kalah aktifnya, hari pertama gabung saja dia udah dapat 9 orang, katanya seluruh keluarganya dan tetangga-tetangganya diajakin semua.

Setelah jalan 3 bulan, saya sudah gak kenal lagi siapa yg gabung di jaringan saya. Tiap hari ada saja member yg gabung dari seluruh pelosok tanah air. Ada yg dari Jakarta, Semarang, Ujung Pandang, Medan, bahkan ada yg dari Papua. Tidak kurang dari 200 juta sudah mengalir ke rekening saya setelah 4 bulan gabung. Penetrasi bisnis yg sangat pesat. Thank God, thanks for my all member. Lucunya, semua berasal dari ponakan saya tadi dan member2nya, terus melebar ke bawah. Benar kata sponsor saya yg mengajak saya dulu: setelah kita mendapatkan beberapa orang member, usaha kita melakukan promosi jadi ringan, karena dibantu oleh member-member kita tsb. (Isra Purnomo, Cilandak – Jakarta Selatan)

UANG BUKAN SEGALANYA, TAPI SEGALANYAPERLU UANG

Anda juga punya problem keuangan
seperti salah seorang member di atas??

Anda tidak akan pernah sukses jika Anda tidak berani melangkah

TUNGGU APA LAGI…!!!!!!
SILAHKAN GABUNG DISINI


Kisah Kotak Hitam dan Kotak Emas

23/10/2009

Ada di tempatku dua buah kotak yang telah Tuhan berikan padaku untuk dijaga. Kata-Nya ”Masukkan semua penderitaanmu ke dalam kotak yang berwarna hitam. Dan, masukkan semua kebahagiaanmu ke dalam kotak yang berwarna Emas.” Aku melakukan apa yang Tuhan katakan. Setiap kali mengalami kesedihan maka aku letakkan ia ke dalam kotak hitam. Sebaliknya ketika bergembira maka aku letakkan kegembiraanku dalam kotak berwarna emas. Tapi anehnya, semakin hari kotak berwarna emas semakin bertambah berat. Sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan seperti semula. Dengan penuh penasaran, akau membuka kotak berwarna hitam. Aku melihat ada lubang besar di dasar kotak berwarna hitam itu, sehingga semua penderitaan yang aku masukkan ke sana selalu jatuh keluar. Aku bertanya pada Tuhan ”Kemanakah perginya semua penderitaanku?” Tuhan tersenyum hangat padaku, ”Anak-Ku, semua penderitaanmu berada pada-Ku. Kotak emas Kuberikan agar kau senantiasa menghitung rahmat yang Aku berikan padamu, sedangkan kotak hitam Kuberikan agar kau melupakan penderitaanmu”

A Little Cookies in Your Days


Hadits

21/10/2009

MADU

  • Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa minum madu setiap bulan dengan niat melakukan nasihat Al-Qur’an, maka Allah SWT akan menyembuhkannya dari 77 penyakit”.
  • Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa ingin memiliki hafalan yang kuat hendaklah dia meminum madu”.
  • Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sebaik-baik minuman ialah madu kerana dia dapat mengkonsentrasikan hati dan menghilangkan dingin yang ada di dalam dada”.
  • Nabi Muhammad SAW bersabda: “Allah SWt telah meletakan berkah di dalam madu dan menjadikannya sebagai ubat dari rasa ngeri, dan madu telah didoakan oleh 70 Nabi”. • Dari Imam Ali a.s. beliau bersabda: “Madu adalah ubat dari segala penyakit,tiada penyakit di dalamnya, ia dapat menghilangkan lendir dan membersihkan hati”.
  • Dari Imam Ja’far Ash-Shadiq a.s., beliau bersabda: “Rasul saw sangat menyenangi madu“.
  • Dari Imam Ja’far Ash-Shadiq a.s., beliau bersabda: “Biasakanlah dirimu memperoleh dua ubat yaitu meminum madu dan membaca Al-Quran”.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.